..::Maro-Net::..

Suara Murni Rakyat Papua Selatan : Merauke…Mappi…Asmat…Boven Digoel…

Incar Jabatan Gubernur PPS, Bupati Yumame Pangkas Dana APBD 2010

tinggalkan komentar »

Oleh : Kawars Na Vinagha

Kepi, MaroNet – Kejam, Gila! Bupati kabupaten Mappi  Drs. Abinadab Yumame, berhasil merampok dana APBD Kabupaten Mappi Tahun Anggaran 2010 sebesar Rp. 40 Milyar untuk membiayai Pemekaran Provinsi Papua Selatan (PPS).

Dana yang seharusnya dipakai untuk membangun kabupaten Mappi, sebuah daerah pemekaran dari Kab. Merauke, ternyata dialihkan untuk membiayai proyek yang tidak masuk akal yaitu PPS.

Yumame  kemudian membagi dana Rp 40 miliar yang telah dirampok  itu kedalam 2 bagian yakni Rp.  10 Milyar untuk pelaksanaaan pemerintahan dan Rp. 30 Milyar  lainnya untuk Pemilukada.  Apabila PPS dibentuk,  Pria asal Sorong itu bertekad untuk  maju bertarung sebagai salah satu Calon Gubernur defenitif  PPS . Baca entri selengkapnya »

Sekda Merauke : MIFEE Adalah Peluang Dari Fenomena Krisis Global

dengan satu komentar

Oleh : Maro-Net

Merauke, Maro-Net – Sekretaris Daerah Kabupaten Merauke, dr. Josef Rinta mengatakan, Program Merauke Integrated Food and Energy Estate (MIFEE) adalah peluang dari fenomena krisis pangan global  untuk mewujudkan ‘feed Indonesia and feed the world’.

Hal tersebut disampaikan saat memperingati Hari Pangan Nasional (HPN) 2010 di Kampung Bokem, Distrik Rimba Jaya, Merauke, Selasa (9/11) kemarin.

“MIFEE ini adalah peluang dari fenomena krisis pangan global  untuk mewujudkan ‘feed Indonesia and feed the world’, di samping itu, tentunya ini jadi momentum bagi pembangunan Kawasan Timur Indonesia,” terang Rinta dalam acara yang dihadiri Staf Ahli Direktorat Jenderal Sarana dan Prasarana Kementerian Pertanian Suhartanto ini. Baca entri selengkapnya »

Masyarakat Kimaam Secara Tegas Tolak MIFEE

dengan satu komentar

Oleh : Maro-Net

Merauke, Maro-Net – Warga Distrik Kimaam, Kabupaten Merauke, Papua, secara tegas menolak program pangan dan energi nasional, Merauke Integrated Food and Energy Estate (MIFEE) karena dinilai hanya untuk kepentingan bisnis dan bukan untuk orang asli Papua.

“Jika ada yang mendukung program itu, terserah mereka, tapi kami dari Kimaam dengan tegas menolaknya. Catatan kami adalah, proyek ini hanya untuk kepentingan bisnis dan bukan untuk orang asli Papua,” ujar Moses Kaibu, anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Merauke, Selasa (7/9) kemarin.

Menurut Moses, mereka secara tegas menolak program ini karena akan membuat orang Kimaam terlantar. Baca entri selengkapnya »

Mahasiswa & Masyarakat Boven Digoel Se-JABODETABEK Dukung Penahanan Yusak Yaluwo!

dengan 3 komentar

Oleh : Maro-Net

Jakarta, Maro-Net – Sekitar 250 orang massa Mahasiswa dan Masyarakat Boven Digoel yang berdomisili di Jakarta, Depok, Bogor, Tangerang dan Bekasi menggelar unjuk rasa ke Kantor Komisi Pemberantasan Korupsi, Istana Presiden Republik Indonesia dan Kantor Depdagri, Senin (26/04) kemarin. Mereka mendukung penahananan KPK terhadap Bupati Boven Digoel, Yusak Yaluwo, SH, M.Si karena dugaan Korupsi. Mereka juga menyerahkan Press Release kepada pihak KPK dan Depdagri.

Massa membawa sejumlah poster bergambar Yusak Yaluwo dan beberapa poster bertuliskan tuntutan mereka. Poster-poster bertuliskan “Seret Koruptor 130 M”, “KPK Kamu Jangan Biarkan Yusak”,  “130 Milyar??? Yusak Yaluwo!!!” dan beberapa tulisan tuntutan lain dipegang oleh massa sambil meneriakkan yel-yel anti korupsi.

Perwakilan KPK yang bertemu dengan Massa Mahasiswa & Masyarakat Boven Digoel itu menyambut baik aksi yang mereka lakukan.

KPK berjanji akan terus melakukan penyelidikan dengan mempersiapkan data-data yang cukup valid, dan 95% data telah siap saji. Baca entri selengkapnya »

Ditulis oleh maroke

27 April 2010 pada 11:08 pm

Warga Merauke Diancam Manusia Bertopeng

tinggalkan komentar »

Oleh : Maro – Net

Merauke, Maro-Net -  Kini muncul lagi aksi terror terhadap warga asli Papua di Kabupaten Merauke. Akhir – akhir ini warga kota Merauke merasa resah lagi bahkan terancam  keselamatan jiwa mereka akibat ulah skanrio manusia Topeng, untuk mewujudkan sesuatu yang di rencanakan oleh sekolompok orang dan atau kebiasaan kebrutalan TNI/Polri terhadap orang asli Papua. Baca entri selengkapnya »

Ditulis oleh maroke

22 Maret 2010 pada 12:33 pm

Ditulis dalam Kejahatan TNI-Polri

Gereja Katolik Dukung Koruptor Boven Digoel

dengan 4 komentar

Oleh : Maro-Net

Tanah Merah Digoel, Maro-Net - Bupati Yusak Yaluwo, SH, M.Si yang sedang bersembunyi di Jayapura dalam rangka menghindari pemeriksaan KPK rupanya tidak perlu cemas karena tindakan perampokan uang rakyat setempat sebesar Rp. 130 Milyar yang dilakukannya ternyata mendapat pembenaran oleh para tokoh agama setempat. Salah satunya adalah tokoh agama Katolik, Pastor Sukiswadi MSC.

Pastor Sukiswadi bersama dua orang rekannya tokoh agama Islam dan Kristen Protestan, Rabu (17/3) kemarin berhasil  menemui Tim KPK yang baru tiba di Boven Digoel dan meminta agar kasus Bupati Yusak Yaluwo harus dihentikan. Baca entri selengkapnya »

Ditulis oleh maroke

18 Maret 2010 pada 2:34 pm

Bupati Yusak Yaluwo Dipanggil KPK

dengan 2 komentar

Oleh : Muineto Mawan – The Boven Digoel Post

Tanah Merah Digoel, Bodipost – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Jakarta telah melayangkan Surat Panggilan Nomor :  Spgl/401/23/II/­2010 tanggal 18 Februari 2010 kepada Bupati Kab. Boven Digoel Papua, Yusak Yaluwo terkait tindak pidana Korupsi dana Anggaran Penerimaan dan Belanja Daerah (APBD) Boven Digoel dan dana Otsus Tahun Anggaran (T.A) 2005 s/d Tahun Anggaran (T.A) 2007.

Surat Panggilan KPK ini ditandatangani Direktur Penyidikan, Suedi Husein selaku penyidik atas nama pemimpin KPK. Informasi yang diperoleh media ini, bahwa KPK telah meningkatkan status penyelidikan kasus Korupsi dana APBD Boven Digoel dan Otsus itu menjadi penyidikan.

Dalam Surat Panggilan tersebut, Yusak diminta untuk menghadap penyidik KPK Mulya Hakim Solichin dan TIM di Kantor KPK Jl. H.R. Rasuna Said Kav. C-1 Kuningan – Jakarta Selatan pada hari Rabu tanggal 24 Februari 2010, pukul 10.00 WIB. Baca entri selengkapnya »

Sambut Pesta Natal, Polisi Bunuh Seorang Pemuda Di Bade

tinggalkan komentar »

Oleh : MaroNet

Bade, MaroNet – Perayaan Natal 2009 bagi umat Kristiani di Bade, Kabupaten Mappi, Papua, yang seharusnya disambut dengan penuh sukacita ternoda oleh pembunuhan seorang pemuda setempat oleh tiga orang Polisi. Pemuda naas itu, Stefanus Silooy (38), dibunuh oleh Polisi, Jumat (25/12) kemarin di sekitar rumahnya yang terletak di Kompleks Missie Katolik. Ia dikeroyok saat sedang mabuk oleh tiga orang anggota Polisi dari Polsek Bade.

Setelah dikeroyok, urat nadi tangan kanannya dipotong dengan sangkur. “Ia meninggal akibat pendarahan hebat karena urat nadinya dipotong dengan sangkur,” jelas James Kem, seorang tokoh Pemuda setempat kepada MaroNet. Baca entri selengkapnya »

Pelantikan Anggota DPRD Kabupaten Merauke Diwarnai Aksi Protes

dengan 2 komentar

Oleh : Maro-Net

Merauke, Maro-Net – Pelantikan dan pengambilan sumpah 25 Orang Anggota DPRD Kabupaten Merauke di Merauke Rabu (15/10) kemarin diwarnai aksi protes oleh sekitar 700-an Pemuda Marind Anim dan Mahasiswa Stisipol Yaleka Maro Merauke. Mereka menuntut pengembalian kedaulatan suku Marind Anim dan kontrak politik nyata dengan ke-25 Anggota DPRD yang baru dilantik. Mereka membawa spanduk dan pamflet yang diantaranya bertuliskan, “DPP Pemuda Marind Anim Menuntut Pengembalian Kedaulatan Marind Anim di Tanah Anim-Ha”, “Berani Buat Janji Berani Buat Kontrak” dan “DPR Bukan tempat Kumpul Orang Bisu, Orang Tuli, Orang Buta dan 5D”. Mereka juga meminta agar Pimpinan Dewan saat ini adalah Orang Pribumi Marind Anim. Baca entri selengkapnya »

Di Jayapura, ONPB Sebar Teror di Kalangan Mahasiswa Papua Selatan

dengan 4 komentar

Oleh : MaroNet

Jayapura, Maro-Net – Otorita Nasional Papua Barat (ONPB) dalam beberapa hari terakhir ini terus menebar teror di kalangan mahasiswa Papua Selatan di Jayapura. Melalui kaki-tangan mereka, Billy Apay, ONPB terus menakut-nakuti para mahasiswa Papua Selatan yang berdomisili di Asrama Maro Putra & Maro Putri di Padang Bulan, Abepura. Baca entri selengkapnya »

Ditulis oleh maroke

16 April 2009 pada 4:11 pm

Ditulis dalam Terorisme Brutal

Dikaitkatakan dengan , , , ,

Warga Desak Usut Tuntas Dugaan Korupsi Rp 21 Miliar Di Dikmen Asmat

tinggalkan komentar »

Oleh : Willem Bobii

Warga mendesak pengusutan Dugaan korupsi dana pendidikan sebesar Rp 21 Miliar di Dinas Pendidikan dan Pengajaran Kabupaten Asmat, Papua. Desakan tersebut semakin mencuat menyusul rencana pemeriksaan yang akan dilakukan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK)

Ketua PGRI (Persatuan Guru Republik Indonesia) Kabupaten Asmat, Patrisius Miakaimu bersama Kepala Sekolah SMA Negeri I Agats di Asmat, Leo Serewi S.Pd.MPd kepada JUBI di Asmat, belum lama ini, mengatakan KPK harus segera mengusut tuntas dugaan penyelewengan dana yang terjadi di Dikmen Asmat. Baca entri selengkapnya »

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.